RESIKO MELAHIRKAN TERHADAP RETINA MATA
APA RESIKO MELAHIRKAN TERHADAP RETINA
MATA ?
APA GEJALANYA YANG DAPAT
DIDETEKSI ?
BAGAIMANA MENCEGAH RETINA ROBEK SAAT PERSALINAN ?
APA RESIKO MELAHIRKAN TERHADAP RETINA
MATA ?
Sahabat yang berbahagia, Hamil kemudian
melahirkan merupakan peristiwa yang paling di tunggu dan mendebarkan
bagi seorang ibu. Salah satu yang harus dipersiapkan sebelum melahirkan adalah
mencegah pengaruh buruk dari persalinan,
Yaitu terjadinya resiko luka serius pada bagian mata atau dikenal dengan
istilah Retina mata robek atau " Ablasio Retina ".
Walaupun kasus ini bisa dibilang jarang, bukan berarti Ablasio Retina
tidak mungkin di alami ibu yang melahirkan. Dari sumber dokter specialis
mata, Semarang Eyes Center ,
mengungkapkan Ablasio Retina bisa terjadi apabila retina terlepas dari
perlekatannya. Hal ini diawali oleh robeknya retina yang diikuti dengan
masuknya cairan pada robekan tersebut. Dimana cairan tersebut akan menyusup
antara retina dan dinding bola mata yang berakibat pada lepasnya retina mata.
Retina yang lepas ini sudah barang tentu dapat menghilangkan penglihatan secara
permanen.
PENGARUH PERSALINAN TERHADAP PENGIDAP
MATA MINUS
Sahabat peduli kesehatan, Ablasio
retina bisa terjadi ketika persalinan pada wanita dengan kondisi kesehatan yang
memiliki kelainan mata terutama rabun jauh atau mata minus antara minus 4 - 7. Para wanita yang memiliki
riwayat keluarga mengalami retina robek , memiliki resiko kemungkinan dua kali lebih tinggi.
mengalaminya. Selain itu, ibu yang pernah mengalami retina robek pada
persalianan sebelumnya, kemungkinan bisa terjadi juga pada persalinan
berikutnya. Namun demikian disampaikan untuk para ibu, tidak perlu terlalu
khawatir, karena resiko seperti ini hanya terjadi pada jenis mata yang memiliki
kelainan sepererti terjadinya cairan bola mata yang merembes, pernah mengalami
katarak, dan juga gangguan retina.
Selanjutnya resiko yang paling tinggi adalah para wanita yang memiliki
trauma dan benturan keras pada mata, memiliki tekanan di dalam bola mata dan
sering mengejan ketika buang air besar. Umumnya kondisi tersebut terjadi pada
ibu yang menjalani persalinan normal, yang memang mengharuskan mengejan saat
persalinan. Karena itulah, pentingnya mengejan dengan cara yang benar untuk
menghindari terjadinya retina mata sobek.
APA GEJALA YANG DAPAT DIDETEKSI ?
Sahabat yang berbahagia, penderita yang mengalami gangguan kesehatan
pada retina mata, seringkali tidak menyadari bahkan menganggap kondisi
kesehatannya baik saja. Untuk mendeteksi GEJALA yang mungkin timbul adalah
dengan melihat tanda -tanda yang mungkin dapat memperbesar resiko gangguan
mata. Gejala yang dapat terdeteksi pada penderita mata robek yaitu mata serasa
terkena kilatan cahaya ketika melihat, mata merah, terasa gatal, bengkat, dan
melihat "floaters" saat melihat ( seperti melihat bintik kecil atau
garis tipis ), penglihatan menjadi kabur, serta melihat bayangan atau pandangan
seperti tertutup penghalang tipis . Jika penglihatan seperti tertutup kabut
tipis, yang menghalangi penglihatan, hal ini dapat di identifikasikan bahwa
suatu robekan retina sudah berlanjut pada pelepasan retina, gejala ini dapat
dirasakan sebelum kehamilan atau pada masa kehamilan.
PENANGANAN
Sahabat pemerhati kesehatan, pada kebanyakan kasus Ablasio Retina,
memerlukan tindakan Operasi, dengan tujuan untuk merekatkan kembali retina pada
tempatnya .
Operasi yang dilakukan biasanya :
- Dengan operasi " laser fotokoagulasi " atau cryotherapy atau pembekuan di sekeliling retina yang robek untuk tujuan merekatkan atau menambal robekan tersebut supaya tidak bertambah parah.
- Dengan Metode Sciera Buckle atau penggunaan sabuk silikon yang di pasangkan melingkari bola mata dengan tujuan membentuk lekukan ke dalam dinding matauntuk menutup rongga yang berjadi akibat robeknya retina. Terkadang metode sciera buckle juga di barengi dengan tindakan pengeluaran cairan vitreus, kemudian digantikan dengan gas khusus. Dimana secara perlahan gas tersebut akan diserap dan digantikan kembali oleh cairan yang diproduksi oleh mata sendiri. Untuk waktu penyembuhan diperlukan beberapa bulan untuk memperbaiki ketajaman penglihatan , namun pada beberapa kasus, ketajaman penglihatan tidak bisa kembali secara normal.
BAGAIMANA MENCEGAH RETINA ROBEK SAAT PERSALINAN ?
Sahabat peduli kesehatan, berikut dipaparkan 6 cara untuk pencegahan
retina robek saat persalinan , yang meliputi :
- MENGHINDARI ANGKAT BEBAN BERAT. Terlalu sering mengangkat beban berat beresiko pada ibu hamil saat mengejan ketika proses melahirkan. Pada dasarnya ibu hamil dilarang mengangkat beban berat karena banyak resikonya.
- MENGKONSUMSI MAKANAN BERSERAT. Hilangkan kebiasaan mengejan ketika buang air besar. Konsumsilah makanan yang banyak mengandung serat sehingga pencernaan menjadi lancar.
- KONSULTASI DENGAN DOKTER. Jika mengalami kelainan pada mata maka berkonsultasilah dengan dokter untuk mendapatkan cara persalinan yang lebih aman.
- PILIH PERSALINAN CAESAR. Apabila anda mengalami kelainan pada mata, pertimbangkan ketika memilih bersalinan normal. Alangkah baiknya untuk memilih persalinan dengan cara Caesar karena lebih aman dan terhindar dari mengejan.
- TINDAKAN PENANGANAN YANG TEPAT. Ablatio retina yang terlanjur terjadi ketika persalinan maka harus segera dilakukan tindakan dan penanganan yang tepat untuk kembali merekatkan retina, untuk ini harus berkordinasi dengan Dokter anda.
- HINDARI STRES. Menghindari hal-hal yang dapat memicu stres dan perbanyak mengkonsumsi makanan sehat dan bergizi. Hai ini sangat penting untuk menghindari tekanan pada mata, karena efek ketegangan pada otak akibat stres.


No comments:
Post a Comment