Wednesday, July 26, 2017

RESIKO MELAHIRKAN TERHADAP RETINA MATA



RESIKO MELAHIRKAN  TERHADAP RETINA MATA

APA RESIKO MELAHIRKAN TERHADAP RETINA  MATA ?
APA  GEJALANYA YANG DAPAT DIDETEKSI ?
BAGAIMANA MENCEGAH RETINA ROBEK SAAT PERSALINAN ?


APA RESIKO MELAHIRKAN TERHADAP RETINA  MATA ?
 
Sahabat yang berbahagia, Hamil kemudian   melahirkan merupakan peristiwa yang paling di tunggu dan mendebarkan bagi seorang ibu. Salah satu yang harus dipersiapkan sebelum melahirkan adalah mencegah  pengaruh buruk dari persalinan, Yaitu terjadinya resiko luka serius pada bagian mata atau dikenal dengan istilah  Retina mata robek  atau " Ablasio Retina ". 

Walaupun kasus ini bisa dibilang jarang, bukan berarti Ablasio Retina tidak mungkin di alami ibu yang melahirkan. Dari sumber dokter specialis mata,  Semarang Eyes Center , mengungkapkan Ablasio Retina bisa terjadi apabila retina terlepas dari perlekatannya. Hal ini diawali oleh robeknya retina yang diikuti dengan masuknya cairan pada robekan tersebut. Dimana cairan tersebut akan menyusup antara retina dan dinding bola mata yang berakibat pada lepasnya retina mata. Retina yang lepas ini sudah barang tentu dapat menghilangkan penglihatan secara permanen. 

PENGARUH PERSALINAN TERHADAP PENGIDAP  MATA MINUS 

Sahabat  peduli kesehatan, Ablasio retina bisa terjadi ketika persalinan pada wanita dengan kondisi kesehatan yang memiliki kelainan mata terutama rabun jauh atau mata minus  antara minus 4 - 7. Para wanita yang memiliki riwayat keluarga mengalami retina robek , memiliki resiko  kemungkinan dua kali lebih tinggi. mengalaminya. Selain itu, ibu yang pernah mengalami retina robek pada persalianan sebelumnya, kemungkinan bisa terjadi juga pada persalinan berikutnya. Namun demikian disampaikan untuk para ibu, tidak perlu terlalu khawatir, karena resiko seperti ini hanya terjadi pada jenis mata yang memiliki kelainan sepererti terjadinya cairan bola mata yang merembes, pernah mengalami katarak, dan juga gangguan retina.

Selanjutnya resiko yang paling tinggi adalah para wanita yang memiliki trauma dan benturan keras pada mata, memiliki tekanan di dalam bola mata dan sering mengejan ketika buang air besar. Umumnya kondisi tersebut terjadi pada ibu yang menjalani persalinan normal, yang memang mengharuskan mengejan saat persalinan. Karena itulah, pentingnya mengejan dengan cara yang benar untuk menghindari terjadinya retina mata sobek.

APA GEJALA YANG DAPAT DIDETEKSI ?


Sahabat yang berbahagia, penderita yang mengalami gangguan kesehatan pada retina mata, seringkali tidak menyadari bahkan menganggap kondisi kesehatannya baik saja. Untuk mendeteksi GEJALA yang mungkin timbul adalah dengan melihat tanda -tanda yang mungkin dapat memperbesar resiko gangguan mata. Gejala yang dapat terdeteksi pada penderita mata robek yaitu mata serasa terkena kilatan cahaya ketika melihat, mata merah, terasa gatal, bengkat, dan melihat "floaters" saat melihat ( seperti melihat bintik kecil atau garis tipis ), penglihatan menjadi kabur, serta melihat bayangan atau pandangan seperti tertutup penghalang tipis . Jika penglihatan seperti tertutup kabut tipis, yang menghalangi penglihatan, hal ini dapat di identifikasikan bahwa suatu robekan retina sudah berlanjut pada pelepasan retina, gejala ini dapat dirasakan sebelum kehamilan atau pada masa kehamilan.

PENANGANAN 

Sahabat pemerhati kesehatan, pada kebanyakan kasus Ablasio Retina, memerlukan tindakan Operasi, dengan tujuan untuk merekatkan kembali retina pada tempatnya .
 Operasi yang dilakukan biasanya :

  1. Dengan operasi " laser fotokoagulasi " atau cryotherapy atau pembekuan di sekeliling retina yang robek untuk tujuan merekatkan atau menambal robekan tersebut supaya tidak bertambah parah. 
  2. Dengan Metode Sciera Buckle  atau penggunaan sabuk silikon yang di pasangkan melingkari bola mata dengan tujuan membentuk lekukan ke dalam dinding matauntuk menutup rongga yang berjadi akibat robeknya retina. Terkadang metode sciera buckle juga di barengi dengan tindakan pengeluaran cairan vitreus, kemudian digantikan dengan gas khusus. Dimana secara perlahan gas tersebut akan diserap dan digantikan kembali oleh cairan yang diproduksi oleh mata sendiri.  Untuk waktu penyembuhan diperlukan beberapa bulan untuk memperbaiki ketajaman penglihatan , namun pada beberapa kasus, ketajaman penglihatan tidak bisa kembali secara normal.

BAGAIMANA MENCEGAH RETINA ROBEK SAAT PERSALINAN ?

Sahabat peduli kesehatan, berikut dipaparkan 6 cara untuk pencegahan retina robek saat persalinan , yang meliputi :
  1. MENGHINDARI ANGKAT BEBAN BERAT. Terlalu sering mengangkat beban berat  beresiko pada ibu hamil saat mengejan ketika proses melahirkan. Pada dasarnya ibu hamil dilarang mengangkat beban berat karena banyak resikonya. 
  2. MENGKONSUMSI MAKANAN BERSERAT. Hilangkan kebiasaan  mengejan ketika buang air besar. Konsumsilah makanan yang banyak mengandung serat sehingga pencernaan menjadi lancar.
  3.  KONSULTASI DENGAN DOKTER. Jika mengalami kelainan pada mata maka berkonsultasilah dengan dokter untuk mendapatkan cara persalinan yang lebih aman. 
  4. PILIH PERSALINAN CAESAR. Apabila anda mengalami kelainan pada mata, pertimbangkan ketika  memilih bersalinan normal. Alangkah baiknya untuk memilih persalinan dengan cara Caesar karena lebih aman dan terhindar dari mengejan. 
  5. TINDAKAN PENANGANAN YANG TEPAT. Ablatio retina yang terlanjur terjadi ketika persalinan maka harus segera dilakukan tindakan dan penanganan yang tepat untuk kembali merekatkan retina, untuk ini harus berkordinasi dengan Dokter anda. 
  6. HINDARI STRES. Menghindari hal-hal yang dapat memicu stres dan perbanyak mengkonsumsi makanan sehat dan bergizi.  Hai ini sangat penting untuk menghindari tekanan pada mata, karena efek  ketegangan pada otak akibat stres.






No comments:

Post a Comment